
GUNUNGKIDUL || WARTA-JOGJA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari menegaskan komitmennya untuk menjamin kelangsungan seluruh pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meskipun sempat menghadapi gangguan akibat pemadaman listrik terjadwal yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) pada tanggal 20 Juni 2026.
Dalam penjelasannya, Direktur RSUD Wonosari menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan menyeluruh, meliputi pemeliharaan serta pemeriksaan berkala terhadap unit pembangkit listrik cadangan atau genset. Kendati demikian, saat pengoperasian berlangsung, tim teknis mendapati hambatan teknis berupa putusnya sabuk penggerak (fan belt) pada salah satu unit, yang menyebabkan gangguan pasokan listrik dalam durasi terbatas. Penanganan segera dilakukan, disertai koordinasi lintas pihak guna mempercepat pemulihan kondisi fasilitas.
“Segera setelah kendala terdeteksi, tim teknis bergerak cepat melakukan perbaikan sekaligus menyiapkan langkah‑langkah mitigasi tambahan. Kami juga menambah dukungan pasokan listrik dari genset pendukung pihak ketiga serta menjamin ketersediaan bahan bakar melalui kerja sama dengan penyedia BBM, sehingga cadangan energi dapat terus terpelihara,” ujar Plt. Direktur RSUD Wonosari, Ismono, S.SiT., M.Kes.
Dalam situasi tersebut, manajemen rumah sakit menerapkan pengaturan prioritas pasokan listrik yang difokuskan sepenuhnya pada unit‑unit pelayanan vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan nyawa pasien, meliputi Ruang Perawatan Intensif (ICU), Hemodialisis (HD), Perawatan Intensif Anak dan Bayi Baru Lahir (PICU/NICU), Ruang Perawatan Jantung, serta Instalasi Bedah Sentral (IBS).
Konsekuensi dari penataan prioritas tersebut, beberapa jenis pelayanan yang bersifat non‑kritis mengalami pembatasan operasi sementara. Namun demikian, pihak manajemen memastikan bahwa akses dan kualitas pelayanan medis yang dibutuhkan pasien tetap terpenuhi secara utuh dan sesuai standar.
RSUD Wonosari menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat peristiwa ini, sekaligus menyampaikan penghargaan atas pengertian serta dukungan yang diberikan selama proses penanganan berlangsung.
Sebagai upaya perbaikan berkelanjutan, institusi akan melakukan evaluasi mendalam serta penguatan sistem kesiapsiagaan bencana dan gangguan, guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang. Hal ini bertujuan agar pelayanan publik dapat terselenggara secara lebih andal dan optimal.
“Keselamatan pasien senantiasa menjadi landasan utama seluruh kebijakan kami. Kami berterima kasih atas kepercayaan dan pengertian yang masyarakat berikan kepada RSUD Wonosari,” demikian penutup pernyataan Direktur RSUD Wonosari.









