
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono, S.Si.T, M.Kes, dan drg. Lusila Mintati menjabat sebagai Sekretaris di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul (foto Mawan, Rabu 19 Agustus 2026)
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi yang menyebutkan ruang pelayanan instansi tersebut kosong tanpa petugas pada jam kerja. Pihak Dinas Kesehatan menyatakan bahwa informasi tersebut kurang tepat, karena pengambilan gambar dilakukan hanya dari luar ruangan tanpa masuk ke dalam, sehingga terlihat seolah-olah tidak ada petugas. Padahal, di ruang umum yang berdekatan dengan ruang pelayanan terdapat beberapa pegawai yang sedang bertugas, dan pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Penjelasan Kondisi Ruang Pelayanan
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono, S.Si.T, M.Kes, menjelaskan bahwa ruang front office berdekatan dengan ruang umum, sehingga jika ada tamu yang datang, dapat langsung bertanya kepada petugas yang ada di dalam ruangan tersebut. Pada saat pengambilan gambar, petugas yang biasanya berjaga di meja pelayanan, bernama Roni, sedang ditugaskan untuk memperbaiki kerusakan pada gagang pintu rumah dinas yang akan digunakan untuk tempat tinggal mahasiswa magang Fakultas Psikologi UGM. Sementara itu, petugas lain bernama Bu Zelin tetap berada di ruang sebelah dan siap melayani tamu.
“Seandainya memang teman saya yang di petugas persuratan, Mas Roni, itu juga kurir, juga arsip surat, kadang ditugaskan membenahi kerusakan. Kebetulan tadi Mas Roni saya tugaskan membenahi kerusakan handle pintu rumah dinas, sehingga tadi pas tidak ada di tempat. Tapi Bu Zelin sudah ada di ruang sebelah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Rabu (19/8/2026)
Aktivitas Kepala Dinas dan Pegawai Saat itu
Kepala Dinas Kesehatan juga menjelaskan bahwa dirinya sudah meninggalkan kantor sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti kegiatan kampanye pencegahan stunting di Sewokrojo, bersama Kepala SMP dan MTs Sebunghitul serta perwakilan Kemenag. Setelah itu, beliau menerima kunjungan Ketua Program Studi Fakultas Psikologi UGM yang akan mengirimkan 11 mahasiswa magang selama 2,5 bulan untuk membantu layanan konseling kesehatan jiwa.
Sementara itu, pada pukul 09.36 WIB, saat Kepala Dinas sedang berada di luar kantor, di ruang pelayanan justru sedang berlangsung audiensi dengan tim Fakultas Kedokteran Gigi UMY beserta dosen dan mahasiswanya terkait penelitian skripsi. Kegiatan tersebut berlangsung hingga pukul 09.52 WIB dan terdokumentasi dalam bentuk foto. Setelah itu, dilanjutkan diskusi internal dengan sekitar 7–8 pegawai di bagian umum mengenai aset dan pelayanan publik.
Evaluasi dan Perbaikan Sistem Pelayanan
drg. Lusila Mintati menjabat sebagai Sekretaris di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. Sebagai dokter gigi sekaligus pejabat struktural, beliau bertanggung jawab atas penyelenggaraan administrasi umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan program, serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kabupaten Gunungkidul, dirinya menyampaikan, Dinas Kesehatan mengakui perlunya perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Diajukan beberapa langkah perbaikan, antara lain:
– Menetapkan petugas piket tetap di ruang pelayanan agar tidak terlihat kosong;
– Memasang papan informasi apabila petugas sedang keluar sementara waktu;
– Menyempurnakan sistem penjadwalan petugas pelayanan agar selalu ada yang berjaga pada jam operasional.
“Harapan ke depan, bagaimana supaya tidak terlihat kosong. Mungkin minimal ada papan yang menunjukkan sedang keluar, atau ditetapkan petugas piket,” tegas Lusila.








