WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang bertepatan dengan Harlah Madrasah Yappi Banjaran yang ke-51, Madrasah Adidaiayah Banjaran, Kalurahan Karang Asem, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan senam sehat masal. Acara berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Trowono A pada Kamis (20/8/2026), diikuti oleh seluruh siswa-siswi Madrasah Yappi Banjaran, TK Masitoh Banjaran, serta dimeriahkan antusiasme warga masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Pengawas Madrasah, Purwata, M.S.I., menyampaikan rasa bahagia yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan khidmat.
“Kegiatan senam sehat masal ini kami selenggarakan sebagai wujud peringatan ganda, yaitu kemerdekaan bangsa dan usia madrasah yang ke-51. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, aman, dan penuh semangat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Purwata menegaskan makna mendalam dari kegiatan ini. Selain bertujuan menjaga kebugaran jasmani, senam sehat ini juga diharapkan menjadi wadah nyata untuk mempererat tali silaturahmi secara menyeluruh, baik antara guru dan wali murid, maupun seluruh elemen masyarakat di Padukuhan Banjaran.
“Kita jaga kesehatan tubuh, namun jangan lupa senantiasa berdoa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar senantiasa diberikan berkah dan perlindungan,” tambahnya.
Suasana kegiatan terlihat sangat meriah namun tetap khidmat, diiringi alunan musik yang menggema melalui sound sistem suara yang dipasang di beberapa titik lokasi. Antusiasme warga menunjukkan adanya dukungan dan kebersamaan yang erat antara lembaga pendidikan dengan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan hari besar maupun momen bersejarah lembaga dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan positif yang bermanfaat bagi kesehatan dan kerukunan bersama.
Makna Peringatan Ganda
Momen peringatan HUT RI ke-81 berbarengan dengan usia madrasah yang ke-51 menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat berjalan beriringan dengan semangat persatuan, kesehatan, dan kedekatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi positif yang terus berlanjut dan memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembinaan sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat.

Redaktur: Mawan

