
(Foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mempersiapkan masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang akan berlangsung selama 18 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Khusus periode ini, Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyediakan total 21.425 tempat duduk per hari untuk kereta jarak jauh dan kereta lokal. Jika dijumlahkan, kapasitas selama masa layanan Nataru mencapai 391.480 kursi.
Dari total kapasitas tersebut, 333.466 kursi dialokasikan untuk kereta jarak jauh dan menengah yang berangkat dari Daop 6, sementara 58.014 kursi lainnya disiapkan untuk layanan KA lokal.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa hingga Rabu 26 November 2025 pukul 12.00 WIB, jumlah tiket yang sudah terjual baru mencapai 82.140 tiket, atau sekitar 21 persen dari total ketersediaan.
“Hingga siang ini, tingkat penjualan baru menyentuh 21 persen. Kami mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar perjalanan Nataru bisa lebih nyaman dan terencana,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 26 November 2025.
Feni menambahkan bahwa dari total 391.480 kursi yang disiapkan, sebanyak 303.570 kursi merupakan kuota perjalanan reguler, sementara 87.910 lainnya disediakan untuk kereta tambahan.
Ia juga mengingatkan calon penumpang agar memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun dan memanfaatkan berbagai kanal pemesanan resmi.
“Tiket kereta untuk periode Nataru sudah bisa dibeli sejak 3 November 2025. Silakan memesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun kanal resmi lainnya,” katanya.
Puncak Arus Diprediksi 28 Desember
KAI Daop 6 memperkirakan puncak mobilitas penumpang akan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025. Sejumlah kereta favorit seperti KA Senja Utama YK, KA Fajar Utama YK, KA Mataram, KA Bogowonto, KA Sri Tanjung, dan KA Bengawan dilaporkan sudah terjual 100 persen untuk tanggal tersebut.
Sementara itu, okupansi kereta kelas eksekutif seperti KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Manahan relasi Solo Balapan – Gambir, serta KA Taksaka rute Yogyakarta – Gambir sudah berada di atas 90 persen.
Dengan tren kenaikan tersebut, Feni kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemesanan tiket.
“Kami berharap masyarakat dapat menyiapkan perjalanan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket, terutama untuk tanggal keberangkatan favorit,” pungkasnya.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN








