
WARTA-JOGJA.COM || YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih total 12 penghargaan dari Kapolri tahun 2025, sebagai bukti nyata konsistensi dalam membangun Zona Integritas, mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good government), serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepolisian. Capaian ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi birokrasi dan tata kelola anggaran yang akuntabel di lingkungan Polda DIY.
Rincian Penghargaan Zona Integritas
Sebanyak lima satuan kerja (Satker) berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2025, yaitu:
1. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud)
2. Satuan Brigade Mobil (Satbrimob)
3. Bidang Keuangan (Bidkeu)
4. Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK)
5. Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas)
Selain itu, tujuh satuan kerja lainnya mendapatkan predikat Pelayanan Prima (Yan Prima). Di tingkat Polda diraih oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam). Sementara di jajaran Polres/Polresta diraih oleh Polres Kulonprogo, Polres Bantul, Polres Gunungkidul, Polresta Yogyakarta, dan Polresta Sleman.
Tak hanya dalam pengawasan integritas dan pelayanan, Polda DIY juga mencatatkan capaian istimewa pada penilaian Analisis Beban Kerja (ABK) dengan meraih peringkat pertama nilai sempurna secara nasional. Hal ini menunjukkan efisiensi, efektivitas, serta pemanfaatan sumber daya manusia yang tepat sasaran dalam mendukung tugas pokok kepolisian.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan rasa syukur sekaligus menjadikan capaian ini sebagai pemicu semangat baru. “Capaian ini patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi agar kami senantiasa menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Yogyakarta maupun tamu yang berkunjung ke daerah ini,” ujarnya.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa penghargaan bukanlah alasan untuk berpuas diri, melainkan landasan untuk terus melakukan evaluasi, pembenahan, dan inovasi. Polda DIY tetap terbuka terhadap kritik dan saran masyarakat sebagai bahan perbaikan berkelanjutan, mengingat tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang.
“Kami teguhkan komitmen memperkuat reformasi birokrasi, menjaga tata kelola yang bersih dan transparan, serta senantiasa menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya.









