
DPL KKN UNS, Prof. Dr. Eka Handayanta, M.P., (kiri) bersama Perwakilan KKN UNS (tengah 2 orang), Panewu Anom Girisubo Hari Susanto (kanan) saat acara pelepasan di Pendopo Kapanewon Girisubo, Jumat (21/8/2026) foto: Bandung
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di wilayah Kapanewon Girisubo secara resmi berakhir. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Pendopo Kapanewon Girisubo, menandai selesainya masa pengabdian 90 orang mahasiswa yang telah menyatu dengan masyarakat setempat, Jumat (21/8/2026)
Acara dihadiri langsung oleh Panewu Anom Kapanewon Girisubo, jajaran lurah dan pamong kalurahan, tokoh masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof. Dr. Eka Handayanta, M.P. bersama seluruh peserta KKN UNS.

Apresiasi Pemerintah Kapnewon Girisubo
Dalam sambutannya, Panewu Anom Girisubo Hari Susanto menyampaikan penghargaan mendalam atas dedikasi dan kerja keras para mahasiswa selama bertugas. Menurutnya, kehadiran mereka membawa angin segar dan inovasi solutif yang menyentuh berbagai sektor: mulai dari pemberdayaan ekonomi, optimalisasi potensi pesisir dan pertanian, hingga edukasi kesehatan dan pendidikan.
“Kehadiran anak-anak KKN UNS bukan sekadar menjalankan tugas akademik, melainkan memberi dampak positif yang nyata bagi warga kami. Semangat gotong royong, ide-ide segar, dan keramahan mereka telah membekas di hati masyarakat Girisubo. Kami sangat berterima kasih dan pintu Girisubo akan selalu terbuka bagi mereka sebagai keluarga,” tegas Hari Susanto.
Tanggapan Dosen Pembimbing Lapangan
Sementara itu, DPL KKN UNS, Prof. Dr. Eka Handayanta, M.P., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas sambutan hangat, arahan, serta fasilitasi luar biasa dari pemerintah Kapanewon, kalurahan, dan seluruh elemen masyarakat.

“KKN merupakan laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kearifan lokal masyarakat. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena warga dan pemerintah Kapanewon Girisubo telah membimbing mahasiswa kami layaknya anak sendiri. Kami berharap program kerja yang telah dirintis dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan Girisubo,” ujar Prof. Eka.
Rangkaian Kegiatan dan Penutupan
Selama masa penugasan, para mahasiswa telah merancang dan merealisasikan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan potensi lokal serta kebutuhan riil masyarakat. Sinergi yang terjalin erat antara mahasiswa dan warga melahirkan ikatan kekeluargaan yang kuat hingga hari penarikan tiba.
Prosesi ditutup dengan penyerahan cinderamata secara simbolis, sesi dokumentasi bersama, serta ramah tamah yang menandai kembalinya mahasiswa ke kampus untuk melanjutkan perkuliahan.

Redaktur: Mawan








