WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Peta persaingan perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul periode 2026–2031 mulai mengerucut menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/10/2026). Gunawan, S.E., anggota DPRD Gunungkidul, disebut telah mengantongi dukungan 14 dari total 18 Pengurus Kecamatan (PK), sehingga menempatkannya sebagai salah satu kandidat dengan dukungan terkuat dalam kontestasi internal partai tersebut.
Dukungan mayoritas itu mengemuka menjelang pelaksanaan Musda XI, yang menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Gunungkidul untuk menentukan kepemimpinan sekaligus arah konsolidasi organisasi lima tahun ke depan. Dukungan dari 14 PK tersebut disebut telah dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani ketua dan sekretaris masing-masing pengurus kecamatan.
Informasi mengenai jadwal Musda XI mengemuka setelah rapat pleno Partai Golkar pada Sabtu (17/10/2026). Sementara itu, berdasarkan keterangan sumber internal partai yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Gunawan telah memperoleh dukungan lebih dari separuh jumlah PK yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
“Sehingga, menurut AD/ART Partai Golkar, Gunawan berpeluanh sebagai Ketua DPD Partai Golkar pada Musda XI,” ujar sumber tersebut, Minggu (18/10/2026).
Dengan dukungan 14 dari 18 PK, peluang Gunawan untuk memperoleh dukungan mayoritas dalam Musda XI dinilai terbuka. Namun, kemungkinan penetapan melalui mekanisme aklamasi tetap bergantung pada ketentuan organisasi dan proses persidangan Musda.
Koordinator PK Partai Golkar pendukung Gunawan, Supriyono, membenarkan adanya kesepakatan di antara 14 pengurus kecamatan untuk mengusung Gunawan sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul.
“14 PK sudah sepakat dan mendukung Gunawan untuk menjadi calon Ketua DPD Golkar Gunungkidul,” ungkap Supriyono, yang juga menjabat Ketua PK Ponjong.
Menurut Supriyono, dukungan tersebut didasarkan pada penilaian terhadap loyalitas, kontribusi, dan rekam jejak perjuangan Gunawan selama berkiprah di Partai Golkar. Para pengurus kecamatan, kata dia, mempertimbangkan kiprah politik Gunawan serta kontribusinya terhadap perolehan suara partai.
Ia mencontohkan hasil Pemilu di daerah pemilihan (dapil) 3 yang meliputi Kapanewon Karangmojo, Semin, dan Ponjong. Menurut Supriyono, Partai Golkar berhasil memperoleh dua kursi DPRD Gunungkidul dari wilayah tersebut.
“Perjuangan dan loyalitas Gunawan dicurahkan untuk Partai Golkar, terbukti mampu mendongkrak suara secara signifikan,” ujar Supriyono.
Deklarasi dukungan terhadap Gunawan dihadiri para ketua dan sekretaris dari 14 PK serta sejumlah sesepuh Partai Golkar Gunungkidul. Mantan anggota DPRD Gunungkidul dari Partai Golkar, Jumiran, S.E., turut menghadiri pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Jumiran berpesan agar dinamika politik menjelang Musda XI diarahkan untuk memperkuat soliditas dan persatuan internal partai. Ia berharap proses pemilihan ketua berlangsung lancar dan kondusif serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa Partai Golkar Gunungkidul berkembang pada periode mendatang.
Selain Gunawan, terdapat tiga nama lain yang masuk dalam bursa kandidat Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, yakni Syarif Guska Laksana, Ery Agustin Sudiati, dan Singgih Murdianto.
Keempat nama tersebut menjadi bagian dari dinamika menjelang Musda XI. Dengan dukungan yang disebut telah dihimpun Gunawan dari 14 PK, kontestasi kepemimpinan Partai Golkar Gunungkidul kini memasuki fase penting menjelang penentuan ketua untuk periode 2026–2031.
Musda XI tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas kader, dan merumuskan strategi politik Partai Golkar Gunungkidul dalam menghadapi agenda politik mendatang.


